Beberapa uraian tips ternak ayam joper untuk pemula
Tips Memulai Ternak Ayam Joper
Beternak ayam joper situasi sesulit yang dibayangkan. Jika Anda seorang pemula dan tertarik untuk mulai membudidayakan jenis ayam ini, berikut ini beberapa tips yang harus diperhatikan, yaitu:
Persiapan Pembuatan dan Penempatan Kandang
Hal pertama yang harus dilakukan ketika memulai budidaya dan ternak ayam joper adalah mempersiapkan kandang yang baik dan sesuai bagi perkembangan ayam. Agar ayam nyaman, maka sesuaikanlah ukuran kandang dengan jumlah ayam yang akan dipelihara.
Jika Anda kesulitan dalam menentukan patokan kandang, ini beberapa ilustrasi yang bisa dijadikan acuan.
- Untuk ayam usia 1-6 hari, letakkan pada kandang dengan populasi 60 ekor per m2 kandang.
- Untuk ayam usia 7-12 hari, letakkan pada kandang dengan populasi 40 ekor per m2 kandang.
- Untuk ayam usia 13-30 hari, letakkan pada satu kandang dengan populasi 20 ekor per m2 kandang,
- Untuk ayam usia 31 hari sampai panen, letakkan pada satu kandang dengan jumlah populasi 9 ekor per m2 kandang.
Agar sirkulasi berjalan lancar, maka tempatkan kandang membujur dari arah timur ke barat. Jangan lupa untuk pencahayaan pencahayaan sehingga ayam tidak terganggu dengan panas matahari.
Persiapan Bibit Berkualitas
Agar hasil panen yang didapat sangat memuaskan, maka Anda harus menyiapkan bibit yang berkualitas. Ciri-ciri bibit ayam joper berkualitas antara lain:
- Bulu bersih dan mengkilap
- Sehat fisik
- Mata bersinar
- Tubuh tegap
Jika ciri-ciri diatas sudah terpenuhi, maka Anda sudah bisa mulai memeliharanya. Satu tips yang bisa dilakukan jika Anda ingin mendapatkan ayam dengan daging tebal, pilihlah bibit ayam berukuran besar.
Lalu kapan waktu yang tepat untuk memilih bibit? Anda bisa memilih bibit ayam joper mulai dari waktu penetrasi hingga usia ayam mencapai 21 hari.
Perawatan dan Pemeliharaan Ternak
Jenis perawatan yang harus dilakukan secara rutin yaitu mempersembahkan pakan, multivitamin, dan juga penanganan penyakit.
1. Pemberian Pakan
Untuk mempersembahkan pakan, Anda bisa menggunakan pakan alami atau racikan. Agar ayam tumbuh sehat, Anda juga bisa menerapkan panduan pemberian pakan berikut ini:
- Untuk ayam DOC sebaiknya jangan langsung diberi pakan dan biarkan terlebih dahulu terlebih dahulu. Setelah kondisinya bugar, Anda bisa memberikannya campuran 1 sendok gula jawa dengan tambahan 200 ml udara.
- Jika ayam DOC telah berumur 4 minggu, Anda dapat memberikannya suara atau BR murni.
- Setelah melewati usia 4 minggu, barulah ayam bisa diberikan pakan padat mulai dari campuran bekatul, jagung, kedelai, bungkil, dan lain-lain.
- Jangan lupa memperhatikan ayam joper yang diberi pakan. Jika terlihat ada ayam yang tidak nafsu makan, maka Anda harus waspada karena hal tersebut bisa mengindikasikan bahwa penyakit tersebut memerlukan penanganan yang tepat.
2. Pemberian Multivitamin
Selain pakan, berikan multivitamin juga penting untuk menjaga kondisi ayam tetap sehat dan prima. Agar lebih jelas, ini dia panduan mempersembahkan multivitamin yang bisa Anda coba praktekkan:
- Untuk ayam usia 1 hari, berikan multivitamin vitachik atau neobro medril dan juga air gula. Fungsi dari multivitamin ini untuk menjaga agar anak ayam tidak stres dan kuat.
- Untuk ayam usia 4-6 hari, berikan Vita stress atau Vita chick yang berguna untuk memacu pertumbuhannya
- Untuk ayam usia 12-32 hari, berikan Fortevit atau Vita stress untuk memacu pertumbuhan dan juga mencegah stres.
3. Penanganan dari Penyakit
Beberapa penyakit yang umumnya menyerang ayam joper antara lain snot, tetelo, atau gumnbolo.
Jika ayam memiliki tanda-tanda penyakit tersebut, maka segera tangani dengan jenis obat yang sesuai. Anda bisa mendapatkan obat yang tepat di berbagai toko pakan ternak.
Pemanenan
Ayam joper sudah bisa dipanen ketika memasuki usia 6 minggu dengan bobot antara 0,7 hingga 0,9 kg. Jika Anda terus memeliharanya hingga usia 12 minggu, maka berat ayam dapat mencapai 0,9 hingga 1,1 kg.
Komentar
Posting Komentar